Category: Tutorial

Cara Install ERPNext di Ubuntu dengan Docker — Paling Simpel untuk Pemula



Step by Step Install ERPNext di Ubuntu (Docker) — Cocok Buat Pemula!

Ringkas: Artikel ini memandu Anda memasang ERPNext pada server Ubuntu menggunakan Docker (metode cepat dan konsisten). Di contoh ini kita ubah port default web dari 8080 menjadi 8082 agar tidak bentrok dengan service lain.

Apa itu ERPNext?

ERPNext adalah sistem Enterprise Resource Planning (ERP) open-source berbasis Frappe Framework. Ia memiliki modul akuntansi, penjualan, pembelian, inventory, HR, proyek, dan manufaktur dalam satu platform. Cocok untuk bisnis kecil hingga menengah yang ingin solusi ERP gratis dan fleksibel.

Kelebihan & Kekurangan Singkat

Kelebihan

  • Open-source dan gratis.
  • Modul lengkap untuk berbagai kebutuhan bisnis.
  • Deployment via Docker sangat cepat dan praktis.

Kekurangan

  • Butuh resource server cukup besar.
  • Kurva belajar untuk administrasi & customisasi.

Prasyarat

  • Ubuntu 20.04 / 22.04 dengan akses root/sudo.
  • Minimal 4 GB RAM.
  • Docker, Docker Compose, dan Git.

Langkah 1 — Clone Repo frappe_docker

git clone https://github.com/frappe/frappe_docker.git
cd frappe_docker

Langkah 2 — Ubah Port Default 8080 ke 8082

Edit file pwd.yml dengan perintah : 

sudo nano pwd.yml

lalu rubah port defaultnya Menjadi:

- "8082:8080"


Langkah 3 — Jalankan ERPNext dengan Docker Compose

docker compose -f pwd.yml up -d

Setelah selesai, buka http://IP-SERVER:8082 di browser. Login awal biasanya Administrator / admin.


Langkah 4 — Buka Port di Firewall

sudo ufw allow 8082/tcp
sudo ufw reload
sudo ufw status
ss -tulpn | grep 8082

Langkah 5 — ERP Next

Jika semua sudah berhasil maka kita dapat mengkasesnya via http://localhost:8082/app/home

Tips Troubleshooting

  • Cek log: docker compose -f pwd.yml logs -f
  • Ulangi: docker compose -f pwd.yml down lalu docker compose -f pwd.yml up -d
  • Resource: tambahkan RAM jika container sering crash.

Keamanan & Backup

  • Ganti password default segera.
  • Aktifkan SSL dengan reverse proxy (Nginx/Traefik).
  • Backup database & file secara rutin.

Kesimpulan

Dengan Docker, instalasi ERPNext di Ubuntu menjadi jauh lebih mudah. Anda cukup clone repo frappe_docker, ubah port dari 8080 ke 8082, lalu jalankan docker compose up -d. ERPNext akan langsung bisa diakses di browser.

Read More

Cara Install Zabbix di Ubuntu dengan Docker & Docker Compose [Lengkap Step by Step]

Cara Install Zabbix di Ubuntu dengan Docker & Docker Compose [Lengkap Step by Step]

Monitoring server dan aplikasi jadi lebih mudah dengan Zabbix. Tools open-source ini bisa membantu memantau performa sistem, network, hingga aplikasi.


Pada panduan kali ini, kita akan membahas cara install Zabbix di Ubuntu menggunakan Docker & Docker Compose dengan database MySQL. Kita juga akan mengubah port HTTP default ke 8081, sehingga bisa diakses di http://server:8081.

Repository yang digunakan:

Cara install docker & docker compose

1. Clone Repository Zabbix Docker

git clone https://github.com/zabbix/zabbix-docker.git
cd zabbix-docker

2. Konfigurasi File .env

nano .env

Cari bagian HTTP port dan ubah ke 8081:

# WEB interface HTTP port
HTTP_PORT=8081

Simpan perubahan (CTRL+O, lalu CTRL+X).

3. Jalankan Docker Compose

docker compose -f docker-compose_v3_ubuntu_mysql_latest.yaml up -d

Cek container yang berjalan:

docker ps

Container utama yang harus ada:

  • zabbix-server
  • zabbix-web-nginx-mysql
  • mysql-server
  • zabbix-agent

4. Akses Web Zabbix

Buka browser lalu akses:

http://<IP-SERVER>:8081

Login default Zabbix:

  • Username: Admin
  • Password: zabbix

5. Verifikasi & Monitoring

Jika dashboard tampil normal, instalasi sukses. Cek log jika ada masalah:

docker logs zabbix-server -f

6. Manajemen Service Zabbix

Stop semua service:

docker compose -f docker-compose_v3_ubuntu_mysql_latest.yaml down

Restart service:

docker compose -f docker-compose_v3_ubuntu_mysql_latest.yaml restart

Kesimpulan

Dengan menggunakan Docker, proses installasi Zabbix di Ubuntu menjadi jauh lebih cepat dan simpel. Langkah utama yang dilakukan:

  1. Install Docker & Docker Compose
  2. Clone repo Zabbix Docker
  3. Edit .env (ubah port ke 8081)
  4. Jalankan docker compose up -d
  5. Akses Zabbix di http://server:8081

Sekarang, sistem monitoring Anda sudah siap digunakan 🚀

Read More

Cara Instalasi Docker & Docker Compose di Ubuntu untuk Pemula

Cara Instalasi Docker & Docker Compose di Ubuntu untuk Pemula

Apa itu Docker?

Docker adalah teknologi containerization yang memungkinkan developer dan system administrator menjalankan aplikasi secara terisolasi dalam container. Berbeda dengan virtual machine, container tidak membutuhkan OS penuh sehingga lebih ringan dan cepat.


 

Kelebihan Docker

  • Ringan dan cepat karena berbagi kernel OS.
  • Portable – aplikasi bisa dijalankan di berbagai environment.
  • Mudah membuat, menjalankan, dan mengelola container.
  • Setiap aplikasi berjalan di “containernya sendiri”, jadi tidak saling ganggu atau bentrok dengan aplikasi lain.

Kekurangan Docker

  • Beberapa aplikasi GUI mungkin sulit dijalankan di container.
  • Memerlukan manajemen storage dan network yang benar.

Langkah-langkah Instalasi Docker di Ubuntu

Ikuti langkah berikut untuk menginstal Docker dan Docker Compose di Ubuntu:

1. Update Sistem

sudo apt update && sudo apt upgrade -y

2. Install Docker

sudo apt install docker.io -y

3. Aktifkan Docker agar otomatis berjalan saat startup

sudo systemctl enable --now docker

4. Cek Versi Docker

docker --version



5. Install Docker Compose

sudo apt-get install docker-compose-plugin -y

6. Cek Versi Docker Compose

docker compose version

 

Kesimpulan

Docker dan Docker Compose memudahkan pengelolaan aplikasi modern dengan container yang ringan, portable, dan terisolasi. Meskipun ada sedikit batasan namun manfaatnya sangat besar terutama untuk developer dan administrator sistem.

Read More